Thursday, 3 July 2014

IBB Members Proudly Present Middle East Fairytale MakeUp Mega Collaboration Part. 10


Part 10 KlikHere

PART 10
Penasehat Ratu Jasmine kembali ke kamarnya. Ia masih tidak mengerti dimana benda itu terjatuh. Ratu menghampirinya, “ Bagaimana?? Kau menemukannya?” Penasehat menggelengkan kepalanya. “ Bagaimana ini!! Siapakah yang sudah membuangnya?” “ Hamba rasa tidak ada orang yang membuangnya Yang Mulia.” “ Jika tidak ada yang membuang pasti sudah kau temukan. Apakah kau sudah mencarinya sampai ke dasar kolam?” “ Hamba tidak melakukannya Yang Mulia.” “ Mengapa tidak kau cari di dasar kolam itu?!” “ Ada banyak pelayan di sekitar tempat itu. Mungkin nanti malam hamba akan mencarinya lagi. “ “ Baiklah! Kau harus mencarinya sampai dapat!” “ Baik Yang Mulia.” Kemudian Ratu juga mengatakan, “ Putri Tan ingin meminta ramuan obat kepadamu, ia melihatmu tadi siang di sekitar kolam, apakah hal itu benar?” “ Benar yang Mulia. Putri itu melihat hamba sedang mencari boneka itu. Hamba beralasan bahwa hamba sedang mencari tanaman obat. “ “ Hmmm… pantas saja ia ingin meminta ramuan obat. Buatkan untuknya yang paling bagus khasiatnya. Jika perlu berikan efeknya sampai ia tidak punya kekuatan untuk membuka matanya lagi. “ “ Maksud Anda? Anda ingin membuat putri itu mati?” “ Tentu saja! Dia termasuk penghalang jalan putriku. Dia harus mati, dan sangat tepat dia datang sendiri menjemput kematiannya. Hahahahahahaaa….” Ratu tertawa keras kemudian ia berjalan ke tempat tidurnya untuk beristirahat. Penasehat kemudian meminta dayang Ratu untuk mengambilkannya air panas, lalu mencampur racun tanaman yang ia temukan di taman tadi dengan serbuk berwarna putih. Dayang kemudian bertanya padanya, “ Untuk siapa Anda membuat ramuan ini?” “ Kau tidak usah banyak bertanya, ramuan ini kubuat atas perintah Ratu. Ramuan ini akan membuat orang yang meminumnya tidak sadarkan diri dan tertidur selamanya. Namun racun ini tidak akan bekerja dalam 1 malam. Racun ini akan mengendap di dalam tubuh kemudian korban akan mengalami sakit keras lalu meninggal.” Dayang itu ketakutan mendengar penjelasan penasehat. “ Jadi Ratu ingin membunuh Putri Tan? Apakah Putri lain juga akan mendapatkan ramuan ini? “ “ Tentu saja jika Ratu sudah memerintahkannya. Kau ingin mencobanya?” Dayang itu mundur dari tempatnya berdiri, tanda ia tidak ingin mencoba ramuan itu. Adukan terakhir, penasehat lalu mengatakan, “ berikan ini pada Putri Tan dan katakan padanya untuk membuat ramuan ini lebih efektif, ia harus menyeduhnya dengan secangkir teh.” “ Baik, akan hamba sampaikan pesan Anda. Hamba mohon diri.” 

Dayang itu kemudian berjalan membawa ramuan itu sembari berpikir bagaimana akhir dari sayembara ini? Tanpa sadar ia sudah berdiri di depan pintu kamar Putri Tan, ia mengetuk pintu. Putri Tan membukakan pintu dan mempersilakannya untuk masuk. Dayang itu terkejut karena di dalam kamar Putri Tan juga ada Cleoputri dan Pangeran. Ia Sedikit penasaran namun tidak berani berkata apapun. Putri Tan memintanya meletakkan ramuan itu di atas meja. Dengan perasaan campur aduk dayang itu hampir saja menjatuhkan ramuan itu. Segera Cleoputri menangkapnya. “ Hati-hati. Mengapa kau begitu gugup?. Duduklah.” Masih dengan perasaan takut, dayang itu duduk di samping Cleoputri. Untuk pertama kali dalam hidupnya ia bisa duduk berdampingan dengan seorang Putri. Namun ia bingung untuk apa Pangeran juga berada di sini?. Pangeran hanya duduk saja, ia menyerahkan pembicaraan ini kepada putri Tan. Putri Tan mulai pembicaraannya. “ Terima kasih kuucapkan kepada Ratumu yang sudah mengirimmu ke kamarku malam ini. “ “ Apakah tujuan Anda?” “ Dayang, aku tau yang ada dihatimu, kau menyimpan sebuah angan” bukan?” “ Hamba tidak mengerti maksud Anda.” “ Dayang, apakah kau ingin menjadi seorang yang dipandang oleh orang lain dengan lebih layak?” “ Hamba ingin hal tersebut, namun hamba tidak memiliki daya serta kemampuan. “ “ Tidak usah berkecil hati, Pangeran berniat untuk menjadikanmu salah satu pelayan pribadinya atau seorang selirnya jika kau bersedia membantu Pangeran. “ “ Bantuan apa yang Pangeran inginkan dari hamba?” “ Hal yang harus kau lakukan itu tidak sulit, kau hanya perlu memberikan seluruh informasi kepada kami mengenai situasi di kamar Ratu Jasmine.” “ Jadi Anda ingin hamba memata-matai Ratu dan Putri Jasmine?” “ Iya. Kau bersedia?” “ Mengapa Anda begitu yakin bahwa hamba akan bersedia?” Cleoputri lalu menambahkan, “ Ini kesempatan yang amat langka. Pikirkan baik-baik. “ Putri Tan masih memberikan dayang itu waktu untuk berpikir sembari mengatakan, “ Hal ini akan merubah kehidupan serta masa depanmu. Pikirkan tawaran ini, dan datanglah ke kamar ini besok malam.” Dayang itu mohon diri, ia berjalan tak tentu arah. Ia menuju kolam belakang istana. 

Di kegelapan malam ia melihat sesosok wanita berjubah hitam sedang mencari sesuatu. Ia takut untuk mendekat, ia hanya bersembunyi di balik pohon sambil memperhatikan apa yang dilakukan oleh orang itu. Sesaat kemudian muncul seorang lagi, sama-sama berjubah hitam wajahnya tidak terlihat. Orang tersebut juga tengah mencari sesuatu. Ia memasang telinga nya dengan baik berharap ia mendengar sesuatu. Orang pertama berkata, “ sudah kau temukan? Cari lagi di dasar kolam.” Orang kedua mencarinya disekitar kolam lalu memasukkan tangannya ke dalam kolam, mengaduk-aduk air kolam hingga menimbulkan suara. Tak berselang lama, seseorang datang dihadapan mereka. Mereka sangat terkejut, rivalnya datang. Putri Pakistan datang ke kolam itu juga setelah melancarkan serangannya di depan kamar Cleoputri. Orang berjubah hitam itu segera memasang cadarnya, namun Putri Pakistan tahu siapa mereka dan berkata, “ Apa yang sedang Anda cari Ratu?” Mendengar kata Ratu dayang yang tengah bersembunyi itu berusaha lebih mendekat, ia ingin tahu apa yang sedang terjadi. Ratu hanya diam saja, penasehatnyalah yang menjawab, “ Kami sedang melihat langit, dikamar sangat panas, kami ingin berjalan-jalan. “ “ Ohhh… “ Putri Pakistan melihat baju penasehat yang basah oleh air kolam namun ia tidak bertanya lebih lanjut. Kemudian penasehat yang bertanya padanya, “ Anda sendiri mengapa tidak berada di kamar?” “ Aku juga sedang berjalan-jalan. Baiklah, aku akan pergi ke kamarku. Hamba mohon diri Ratu.” Mendengar Putri Pakistan mohon diri, dayang itu juga ingin meninggalkan tempat persembunyiannya. Namun sayang ia menginjak dahan pohon dan menimbulkan suara sehingga penasehat Ratu berteriak, “ Siapa disana! Keluarlah!” Tidak ingin tertangkap basah, dayang itu berpura-pura menjadi seekor kucing. Ia menirukan suara kucing yang mengeong. Ratu sedikit lega karena hanya kucing yang lewat di depan mereka. Penasehat masih sedikit curiga namun ia tidak melanjutkan kecurigaannya.




"Kegundahanku ini tak lagi dapat disembunyikan, usiaku yang tak lagi muda dan Pangeran yang masih belum bisa mengerti dan membuat permintaanku menjadi nyata semakin membuat beban dalam pikirankuu.. uhuuk.. uhuuk.. uhuuk... "


Pada Kolaborasi kali ini aq kebagian jadi Raja niich..
Hiihii..
Buat para pembaca setia blog QueenaLooks pasti udah tau kalo saya ini suka banget tantangan dan petualangan yang seru. Jadi pada saat saya mendapatkan tawaran untuk menjadi tokoh ini, saya menerimanya dengan suka cita hoohoo...
Gambar dibawah ini beberapa hasil jepretan yang berhasil saya abadikan. Walaupun masih jauh dari sempurna. Saya tetap bergembira untuk membaginya dengan para pembaca blog ^^ QueenaLooks heehee...



Ramuan Ajaib kali ini :
* Oriflame Foundation
* Viva Eyebrow Pencil ( black n Brown )
*Nyx Pencil Liner ( white )
*Oriflame eyeshadow
*LT. Pro Kit Compact Powder

Biar kamu g penasaran, buat pembaca blog Queena jangan lupa yaa klik link cerita sebelum dan sesudahnya. Linknya dah aq cantumin kok diatas..

Sekian dulu yaa postingan saya kali ini. Semoga bisa menghibur pembaca sekalian. Saya juga pengen mengucapkan :
"Selamat menunaikan Ibadah Puasa buat teman-teman yang menjalaninya. Semoga berkah Ramadhan dapat qt raih dihari kemenangan. Amiiin".